👋 Selamat datang di Lvga.com

Kami terbuka untuk bekerja sama dengan pengacara dan firma hukum di Indonesia yang menangani bisnis internasional, ekspor–impor, serta kebutuhan hukum terkait Tiongkok.

Investigasi Anti-Subsidi di Lincang: Panduan Praktis bagi Pengusaha Indonesia

Investigasi Anti-Subsidi di Lincang: Kenapa Pengusaha Indonesia Perlu Waspada Mulai Sekarang Tahun 2024 dan 2025 membawa gelombang ketidakpastian baru bagi ekspor Indonesia ke Cina, khususnya untuk komoditas pertanian, mineral, dan produk manufaktur ringan yang sering lewat jalur perdagangan lintas batas Yunnan. Kota Lincang, sebagai gerbang strategis menghubungkan Asia Tenggara dengan China Barat, kini tengah menjadi sorotan bukan hanya soal volume perdagangan, tapi juga soal investigasi anti-subsidi (Countervailing Duty / CVD) yang dinilai semakin ketat oleh pihak berwenang Cina. ...

2026-10-10 · 3 menit · 2382 kata · JingJing

Notaris Internasional di Daqing: Panduan Praktis untuk Pengusaha Indonesia

Kenapa Notaris Internasional di Daqing Jadi Perhatian Pengusaha Indonesia Saat Ini Beberapa bulan lalu, saya mendapat pesan dari kawan di Surabaya yang baru saja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pabrik kayu lapis di Daqing, Kota Minyak terbesar di Heilongjiang. Dia bingung: kontrak sudah disepakati, tapi mitra Cina meminta dokumen-dokumen perusahaan Indonesia — Anggaran Dasar (AD), Business License (NIB), Certificate of Incumbency — harus “dienotarisasi secara internasional” sebelum bisa dipakai untuk pembukaan rekening bank, pencernaan izin impor kayu, atau pendaftaran merek dagang di CNIPA (China National Intellectual Property Administration). ...

2026-10-08 · 4 menit · 3218 kata · JingJing

Alih Merek Dagang di Ex-Yangzhou: Jangan Biarkan Prosedur 'Sederhana' Membuat Anda Rugi

Kenapa Alih Merek di Eks-Yangzhou Bukan Urusan “Cuma-Cuma Tanda Tangan”? Beberapa bulan lalu, teman saya Budi — yang kebetulan punya usaha kecil mengimpor perlengkapan rumah tangga dari Jiangsu — menelepon saya tengah malam. Suaranya agak grogi. “Bro, saya baru beli merek dagang dari pabrik di daerah eks-Yangzhou. Notarisnya bilang tinggal tanda tangan aja, cepat. Tapi kok saya deg-degan ya?” Cerita Budi bukan kasus isolasi. Banyak wirausaha Indonesia yang mengira Trademark Assignment (alih hak merek dagang) di China cuma urusan administrasi “tinggal tanda tangan dan bayar”. Faktanya? Di bawah permukaan prosedur yang kelihatan standar di Kantor Merek CNIPA, tersembunyi lapisan risiko yang kalau kelewat, bisa bikin merek yang baru dibeli jadi tidak bisa dipakai, diserbu pihak ketiga, atau malah jadi beban hukum. ...

2026-10-07 · 3 menit · 2581 kata · JingJing

Perjanjian Perdagangan Bebas: Peluang Bisnis Indonesia di Guangdong Shanwei

Memahami Lanskap Bisnis di Guangdong Shanwei bagi Pengusaha Indonesia Guangdong Shanwei, kota pesisir di Provinsi Guangdong, semakin menarik perhatian pengusaha Indonesia yang ingin mengekspor produk ke pasar Cina. Posisi geografisnya yang strategis di Daya Bay dan kedekatannya dengan Shenzhen serta Hong Kong menjadikannya gerbang masuk yang potensial. Namun, memasuki pasar Cina bukan sekadar mengirim barang; melibatkan navigasi regulasi bea cukai, standar produk, dan kerangka hukum yang kompleks. Bagi pengusaha Indonesia, memahami bagaimana Perjanjian Perdagangan Bebas (PPB) seperti ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) berlaku di tingkat kota seperti Shanwei adalah kunci mengurangi biaya dan menghindari jebakan hukum. Artikel ini mengurai praktik nyata, risiko tersembunyi, dan langkah-langkah konkret agar ekspor Anda lancar dan menguntungkan. ...

2026-10-06 · 2 menit · 1808 kata · JingJing

Sengketa Properti Sanmenxia: Panduan Praktis WNI Mencari Bantuan Hukum Lokal di China

Kenapa Properti Sanmenxia Bikin Pusing Wirausaha Indonesia? Sudah beberapa tahun ini, nama Sanmenxia (三门峡) di Provinsi Henan sering muncul di radar investor properti asing — termasuk banyak wirausaha dari Indonesia yang mulai mencari peluang di China tengah. Harga tanah yang relatif lebih murah dibanding kota-kota pesisir seperti Shenzhen atau Shanghai, ditambah proyek infrastruktur besar (seperti bendungan Sanmenxia dan rel cepat Zhengzhou–Xi’an), bikin kota ini kelihatan “menjanjikan” untuk investasi jangka panjang. ...

2026-10-05 · 3 menit · 2061 kata · JingJing

Anti-Dumping di Qinghai Haixi: Panduan Praktis & Konsultasi Hukum Lokal

Memahami Ancaman Anti-Dumping di Qinghai Haixi Bagi pengusaha Indonesia yang mengekspor ke Tiongkok — atau yang memiliki rantai pasokan melewati wilayah seperti Qinghai Haixi — isu anti-dumping bukan sekadar jargon hukum. Ini adalah risiko bisnis nyata yang bisa menghentikan pengiriman, membekukan pembayaran, dan memaksa Anda menyerah di pasar yang sudah susah payah dibangun. Sejak 2023, Kementerian Perdagangan Tiongkok (MOFCOM) semakin agresif menyelidiki praktik dumping yang diduga merugikan industri domestik, termasuk sektor kimia, logam, dan tekstil yang banyak beroperasi di area industri Haixi. ...

2026-10-04 · 2 menit · 1342 kata · JingJing

Konsultasi Hukum China untuk Warga Hengshui: Temukan Pengacara Lokal Terpercaya

Mengapa Warga Hengshui Butuh Akses Hukum China yang Jelas Hengshui, kota yang dikenal dengan air matanya dan kualitas pendidikannya yang tinggi, kini semakin banyak warganya yang melirik peluang di luar negeri. Baik itu untuk mengejar gelar di universitas top, mengembangkan bisnis ekspor-impor, maupun mempersiapkan rencana kediaman (residency) jangka panjang di negara tujuan seperti Singapura, Hong Kong, atau negara-negara Eropa. Namun, kompleksitas hukum China—terutama yang berkaitan dengan dokumen notarisasi, legalisasi, dan kepatuhan regulasi lintas batas—sering kali menjadi hambatan tersendiri. ...

2026-10-03 · 3 menit · 2082 kata · JingJing

Daftar Merek Internasional dari Luohe: Panduan Hukum untuk Pengusaha Indonesia

Mengapa Pengusaha Indonesia Perlu Peduli Merek di Luohe, Henan? Sahabat-sahabat pengusaha Indonesia, pernah nggak sih merasa deg-dean waktu mau ekspor barang ke China? Bayangkan ini: produk Anda — bisa kopi Gayo, keripik tempe, atau fashion batik modern — sudah siap ngejar pasar China yang raksasa. Logistik sudah diurus, distributor di Luohe, Henan sudah deal. Tapi, merek Anda belum terdaftar di China. Nah, di sinilah “tuition fee” mahal sering terjadi. Banyak pengusaha Indonesia (dan asing lain) kira karena sudah daftar di Indonesia (via DJKI) atau lewat Madrid Protocol, sudah aman di China. Salah besar. Sistem merek China mengikuti first-to-file (siapa daulah dapat). Kalau merek Anda belum masuk database CNIPA (China National Intellectual Property Administration) sebelum orang lain mendaftarkannya — meski orang itu bukan pemilik asli — Anda bisa kalah hak di negara itu. ...

2026-10-02 · 3 menit · 2791 kata · JingJing

Kepatuhan E-commerce Lintas Batas di Guangzhou: Panduan Hukum untuk Pengusaha Indonesia

Menavigasi Labirin Regulasi E-commerce Cross-Border di Guangzhou Guangzhou sudah lama menjadi gerbang utama perdagangan Tiongkok dengan Asia Tenggara, dan bagi pengusaha Indonesia, kota ini bukan sekadar titik transit barang — tapi pintu masuk ke pasar 1,4 miliar konsumen. Tapi, pintu itu tidak terbuka lebar tanpa syarat. Sejak beberapa tahun belakangan, Beijing mengencangkan peraturan impor cross-border e-commerce (CBEC) melalui kebijakan Positive List, manajemen pajak baru, hingga persyaratan pendaftaran produk yang semakin ketat — terutama untuk kategori makanan, kosmetik, dan peralatan medis. ...

2026-10-01 · 4 menit · 3433 kata · JingJing

Sengketa Tenaga Kerja di Jining Shandong: Panduan Arbitrase & Konsultasi Pengacara Lokal

Memahami Lanskap Hukum Tenaga Kerja di Jining, Shandong Selamat pagi, sahabat pengusaha. Hari ini kita akan ngobrol soal topik yang cukup “berat” tapi wajib banget dipahami kalau kamu punya rencana bisnis — atau sudah beroperasi — di wilayah Jining, Provinsi Shandong: sengketa tenaga kerja (labor dispute) dan proses arbitrase-nya. Kenapa Jining? Wilayah ini bukan cuma famous soal Kongzi (Kongfuzi) dan Mencius, tapi juga jadi hub industri manufaktur, logistik, dan pertambangan yang cukup besar di Shandong. Banyak pelaku bisnis dari Indonesia yang mulai mengincar area ini karena biaya operasional yang relatif lebih “ramah di kantong” dibanding kota-kota tier-1 seperti Qingdao atau Jinan. Tapi, dengar baik-baik: biaya rendah tidak berarti risiko hukum rendah. ...

2026-09-30 · 3 menit · 2508 kata · JingJing